Minggu, 31 Oktober 2010

TINDAK LANJUT PPSPPT 2010

BAAK adalah slah satu layanan dari universitas gunadarma dan di dalamnya terdapat menu-menu yang berguna bagi warga (mahasiswa/mahasiswi) gunadarma. Didalamnya terdapat menu-menu sebagai berikut :
Ø  Home 
pada menu ini  homepage baak.gunadarma.ac.id , kita dapat melihat dan mengetahui info terbaru dan berbagai layanan yang dapat kita akses langsung seperti : Kalender Akademik, Jadwal Akademik dan info mahasiswa , untuk mencari kelas , jadwal , dll. Pokoknya all about BAAK ada di home.
Ø  Tentang BAAK
terdapat 3 sub-menu pada menu ini , antara lain :
o   Profil Baak : Menjelaskan profil tentang baak online, seperti struktur baak gunadarma, beserta para pengurusnya.
o   Struktur BAAK
§  Sub Fakultas
§  Sub Koordinasi Perkuliahan
§  Sub Monitoring Perkuliahan
§  Sub Ujian
                 
Ø  FAQ
    Pada FAQ ini menghubungkan user langsung pada UGpedia
Ø  Situs SAP
     SAP akan menghubungkan user dengan sap.gunadarma.ac.id
Ø  Buku Pedoman
o    Berisi buku pedoman dalam perkuliahan kita dapat download buku pedoman disini:
§  Buku pedoman penyusunan Silabus
§  Buku pedoman penyusunan SAP
§  Buku pedoman Proses belajar mengajar
§  Buku pedoman PA & Wali kelas
§  Buku pedoman Kemajuan Belajar
§  Buku pedoman Tatakrama Dosen
§  Buku pedoman Tatakrama Mahasiswa
Ø  Situs Jurusan
     Menjelaskan tentang informasi berbagai jurusan masing masing karena pada menu ini kita akan di tunjukkan pilihan fakultas yang ada di gunadarma.
Ø  Kelebihan
o   Kita dapat melihat segala informasi mengenai perkuliahan, dari mulai jadwal kuliah, kelas, kalender akademik, dan info-info langsung dari manajemen Universitas Gunadarma dengan sangat mudah dan jelas.
Ø  Kelemahan
o   Saya juga kurang begitu tau, tapi yang pasti BBAK penting bagi warga UG.

Jumat, 29 Oktober 2010

DEFINISI DARI IQ, EQ,SQ DAN RQ



Hmmm…pertama kali saat kalian dengar dan ditanya apa pengertian IQ,EQ,SQ,dan RQ , pasti bagi orang yang enggak tau atau awam seperti saya pasti bingung.. hehe..
Untuk itulah saya akan sedikit menjelaskan tentang pengertian IQ,EQ,SQ,dan RQ, walaupun itu bukan dari pemikiran saya sendri alias kopas dari mbah GOOGLE ,, heheh,,,
Dibawah ini adalah sdkit pengertian dari IQ,EQ,SQ,dan RQ..

Menurut AKHMAD SUDRAJAT Kecerdasan merupakan salah satu anugerah besar dari Allah SWT kepada manusia dan menjadikannya sebagai salah satu kelebihan manusia dibandingkan dengan makhluk lainnya. Dengan kecerdasannya, manusia dapat terus menerus mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidupnya yang semakin kompleks, melalui proses berfikir dan belajar secara terus menerus.
1. Kecerdasan Intelektual (IQ)
Intelligence Quotient atau yang biasa disebut dengan IQ merupakan istilah dari pengelompokan kecerdasan manusia yang pertama kali diperkenalkan oleh Alferd Binet, ahli psikologi dari Perancis pada awal abad ke-20. Kemudian Lewis Ternman dari Universitas Stanford berusaha membakukan test IQ yang dikembangkan oleh Binet dengan mengembangkan norma populasi, sehingga selanjutnya test IQ tersebut dikenal sebagai test Stanford-Binet. Pada masanya kecerdasan intelektual (IQ) merupakan kecerdasan tunggal dari setiap individu yang pada dasarnya hanya bertautan dengan aspek kognitif dari setiap masing-masing individu tersebut. Tes Stanford-Binet ini banyak digunakan untuk mengukur kecerdasan anak-anak sampai usia 13 tahun. Inti kecerdasan intelektual ialah aktifitas otak. Otak adalah organ luar biasa dalam diri kita. Beratnya hanya sekitar 1,5 Kg atau kurang lebih 5 % dari total berat badan kita.
2. Kecerdasan Emosional (EQ)
EQ adalah istilah baru yang dipopulerkan oleh Daniel Golleman. Berdasarkan hasil penelitian para neurolog dan psikolog, Goleman (1995) berkesimpulan bahwa setiap manusia memiliki dua potensi pikiran, yaitu pikiran rasional dan pikiran emosional. Pikiran rasional digerakkan oleh kemampuan intelektual atau “Intelligence Quotient” (IQ), sedangkan pikiran emosional digerakkan oleh emosi.
Daniel Golemen, dalam bukunya Emotional Intelligence (1994) menyatakan bahwa “kontribusi IQ bagi keberhasilan seseorang hanya sekitar 20 % dan sisanya yang 80 % ditentukan oleh serumpun faktor-faktor yang disebut Kecerdasan Emosional. Dari nama teknis itu ada yang berpendapat bahwa kalau IQ mengangkat fungsi pikiran, EQ mengangkat fungsi perasaan. Orang yang ber-EQ tinggi akan berupaya menciptakan keseimbangan dalam dirinya; bisa mengusahakan kebahagian dari dalam dirinya sendiri dan bisa mengubah sesuatu yang buruk menjadi sesuatu yang positif dan bermanfaat.
 
3. Kecerdasan Spiritual (SQ)
Selain IQ, dan EQ, di beberapa tahun terakhir juga berkembang kecerdasan spiritual (SQ = Spritual Quotiens). Tepatnya di tahun 2000, dalam bukunya berjudul ”Spiritual Intelligence : the Ultimate Intellegence, Danah Zohar dan Ian Marshall mengklaim bahwa SQ adalah inti dari segala intelejensia. Kecerdasan ini digunakan untuk menyelesaikan masalah kaidah dan nilai-nilai spiritual. Dengan adanya kecerdasan ini, akan membawa seseorang untuk mencapai kebahagiaan hakikinya. Karena adanya kepercayaan di dalam dirinya, dan juga bisa melihat apa potensi dalam dirinya. Karena setiap manusia pasti mempunyai kelebihan dan juga ada kekurangannya. Intinya, bagaimana kita bisa melihat hal itu. Intelejensia spiritual membawa seseorang untuk dapat menyeimbangkan pekerjaan dan keluarga, dan tentu saja dengan Sang Maha Pencipta.
4. Religious Question (RQ)
Merupakan kemampuan seseorang untuk menjalankan segala aturan agama yang dianutnya. Dengan demikin RQ ini hana dimiliki oleh sesorang yang memiliki agama. Orang yang tidak memiliki agama tidak akan memiliki RQ ini. RQ ini berfungsi untuk memberikan ketenangan dalam diri manusia. Karena setiap agama akan selalu mengarahkan manusia kepada hal yang baik dan membimbing manusia dalam menjalani hidupnya.

apa sih privatisasi?


Mungkin bagi orang awam seperti saya tidak mengrti apa yg dimaksud privatisasi tapi dalam definisi Privatisasi ( Menurut UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN ) adalah penjualan saham Persero (Perusahaan Perseroan), baik sebagian maupun seluruhnya, kepada pihak lain dalam rangka meningkatkan kinerja dan nilai perusahaan, memperbesar manfaat bagi negara dan masyarakat, serta memperluas saham oleh masyarakat.
Privatisasi dilakukan pada umumnya didasarkan kepada berbagai pertimbangan antara lain sebagai berikut :

  • Mengurangi beban keuangan pemerintah, sekaligus membantu sumber pendanaan pemerintah (divestasi).
  • Meningkatkan efisiensi pengelolaan perusahaan.

  • Meningkatkan profesionalitas pengelolaan perusahaan.
  • Mengurangi campur tangan birokrasi / pemerintah terhadap pengelolaan perusahaan.
  • Mendukung pengembangan pasar modal dalam negeri.
  • Sebagai flag-carrier (pembawa bendera) dalam mengarungi pasar global.
Berikut adalah data yg say abaca di kompas.com

Kementerian BUMN akan melanjutkan program privatisasi terhadap 30 BUMN pada tahun 2009 yang sebagian besar merupakan pengalihan dari tahun 2008. “Tahun lalu (2008) karena kondisi pasar tidak memungkinkan, maka ada sejumlah BUMN restrukturisasinya carry over (dialihkan) ke tahun depan,” kata Deputi Menneg BUMN Bidang Privatisasi dan Restrukturisasi, M Yasin, seusai “Excecutive Briefing: A Regional Perspective in The Economic Crisis”, di Jakarta, Selasa (30/12). Yasin menjelaskan, seharusnya jumlah yang harus diprivatisasi pada 2009 mencapai 44 perusahaan, tetapi karena sejumlah pertimbangan dan situasi ekonomi yang belum pasti maka kemungkinan hanya 30 perusahaan. “Dari 30 perusahaan umumnya skema privatisasinya dilakukan melalui IPO (Initial Public Offering), kecuali perusahaan yang kepemilikan saham pemerintah di dalamnya hanya kecil atau minoritas,” ujarnya. Privatisasi melalui pola penjualan saham perdana kepada publik (IPO) yang dijadwalkan dan telah mendapat persetujuan dari pemerintah dan DPR yaitu PT Krakatau Steel; PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III, IV, dan VII; dan Bank Tabungan Negara (BTN). Namun, IPO sulit terealisasi karena pasar modal dalam negeri terpuruk sehingga diharapkan dapat terlaksana pada 2009. Menurut Yasin, jumlah saham BUMN yang ditawarkan kepada pasar paling tinggi 30 persen dan disesuaikan dengan kondisi dan sektor BUMN yang bersangkutan. “Sebelum dilepas ke pasar modal, terlebih dahulu ditawarkan kepada pemilik saham terlebih dahulu apakah akan menambah jumlah sahamnya atau tidak,” ujarnya. Ia pun memastikan bahwa dana hasil privatisasi baik melalui IPO atau pola lainnya hanya digunakan untuk restrukturisasi perusahaan itu, bukan untuk disetor ke APBN. Selain PTPN, Krakatau Steel, dan BTN, sejumlah perusahaan yang sudah dibahas privatisasi melalui skema IPO, tetapi tinggal persetujuan DPR yaitu Garuda Indonesia, Pembangunan Perumahan, dan Waskita Karya. Sedangkan Adhi Karya pola privatisasi dengan menerbitkan saham baru (right issue), dan Bank BNI dengan melakukan pelepasan penjatahan saham lebih (greenshoe). Khusus greenshoe BNI, ujar Yasin, sudah mendapat persetujuan DPR, tetapi belum ada Peraturan Pemerintah sehingga belum terlaksana. “Manajemen BNI meminta dipercepat, tetapi pasar tidak memungkinkan. Persiapan sih … terus namun tetap menunggu pasar,” tegasnya.
sumber: Kompas.com

Klo menurut saya... PRIVATISASI bsa jadi hal yg menguntungkan tapi juga bsa jadi hal yang merugikan karena itu semua aset negara... tapi lebih bagus nya sich di pertahanikan supaya demi kepentingan rakyat indonesia...

BTricks